Junita Kurniawati
Kelas 5A
Pend. Bahasa Jepang
PROBLEMATIKA TEKNOLOGI, SAINS DAN BUDAYA PADA ZAMAN SEKARANG
PENDAHULUAN
Saat ini kita berada di ambang revolusi teknologi yang secara fundamental akan mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berhubungan satu sama lain. Dalam skala, ruang lingkup, dan kompleksitasnya, transformasi yang sedang terjadi berbeda dengan apa yang telah dialami manusia sebelumnya. Kita belum tahu persis apa yang akan terjadi di masa depan. Tetapi ada satu hal yang jelas: dunia harus merespon terhadap perubahan tersebut secara terintegrasi dan komprehensif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan politik global, mulai dari sektor publik dan swasta, sampai akademisi, dan tentunya masyarakat sipil.
Sejarah revolusi industri dimulai dari industri 1.0, 2.0, 3.0, hingga industri 4.0. Fase industri merupakan real change dari perubahan yang ada. Industri 1.0 ditandai dengan mekanisasi produksi untuk menunjang efektifitas dan efisiensi aktivitas manusia, industri 2.0 dicirikan oleh produksi massal dan standarisasi mutu, industri 3.0 ditandai dengan penyesuaian massal dan fleksibilitas manufaktur berbasis otomasi dan robot. Industri 4.0 selanjutnya hadir menggantikan industri 3.0 yangditandai dengan cyber fisik dan kolaborasi manufaktur (Hermann et al, 2015; Irianto, 2017). Istilah industri 4.0 berasal dari sebuah proyek yang diprakarsai oleh pemerintah Jerman untuk mempromosikan komputerisasi manufaktur. Revolusi digital dan era disrupsi teknologi adalah istilah lain dari industri 4.0.
ISI
Wolter mengidentifikasi tantangan industri 4.0 sebagai berikut;
1) masalah keamanan teknologi informasi;
2) keandalan dan stabilitas mesin produksi;
3) kurangnya keterampilan yang memadai;
4) keengganan untuk berubah oleh para pemangku kepentingan; dan
5) hilangnya banyak pekerjaan karena berubah menjadi otomatisasi (Sung, 2017).
Lebih spesifik, Hecklau et al (2016) menjelaskan tantangan industri 4.0 sebagai berikut.
Tantangan ekonomi
1. Globalisasi yang terus berlanjut: a. Keterampilan antarbudaya
2. Meningkatnya kebutuhan akan inovasi:
a. Pemikiran wirausaha
b. Kreativitas,
c. Pemecahan masalah
d. Bekerja di bawah tekanan
e. Pengetahuan mutakhir
f. Keterampilan teknis
Tantangan Sosial
1. Perubahan demografi dan nilai sosial:
a. Kemampuan mentransfer pengetahuan b. Penerimaan rotasi tugas kerja dan perubahan pekerjaan yang terkait (toleransi ambiguitas)
c. Fleksibilitas waktu dan tempat
d. Keterampilan memimpin
2. Peningkatan kerja virtual:
a. Fleksibilitas waktu dan tempat
b. Keterampilan teknologi
c. Keterampilan media
d. Pemahaman keamanan TI
Tantangan Teknis
1. Perkembangan teknologi dan penggunaan data eksponensial:
a. Keterampilan teknis
b. Kemampuan analisis
c. Efisiensi dalam bekerja dengan data
d. Keterampilan koding
e. Kemampuan memahami keamanan TI
f. Kepatuhan
2. Menumbuhkan kerja kolaboratif:
a. Mampu bekerja dalam tim
b. Kemampuan komunikasi virtual
c. Keterampilan media
d. Pemahaman keamanan TI
e. Kemampuan untuk bersikap kooperatif
Tantangan Lingkungan Perubahan iklim dan kelangkaan sumber daya:
a. Pola pikir berkelanjutan
b. Motivasi menjaga lingkungan
c. Kreativitas untuk mengembangkan
solusi keberlanjutan baru
Tantangan Politik dan Aturan
1. Standarisasi:
a. Keterampilan teknis
b. Keterampilan koding
c. Pemahaman proses
2. Keamanan data dan privasi:
a. Pemahaman keamanan teknolog Informasi
b. Kepatuhan
Irianto (2017) menyederhanakan tantangan industri 4.0 yaitu; (1) kesiapan industri; (2) tenaga kerja terpercaya; (3) kemudahan pengaturan sosial budaya; dan (4) diversifikasi dan penciptaan lapangan kerja dan peluang industri 4.0 yaitu; (1) inovasi ekosistem; (2) basis industri yang kompetitif; (3) investasi pada teknologi; dan (4) integrasi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan kewirausahaan.
Meskipun teknologi memberikan banyak manfaat bagi manusia, namun di sisi lain kemajuan teknologi akan berpengaruh negatif pada aspek sosial budaya: a. Kemerosotan moral di kalangan wargamasyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai ke-inginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani. b. Kenakalan dan tindak menyimpang dikalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan kekuatan sentripetal yang berperan pen-ting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan c. Pola interaksi antarmanusia yang berubah. Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telepon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program Internet Relay Chatting (IRC), internet, dan email telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program Internet Relay Chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja (Siti Irene, 2012: 174-175).
SIMPULAN
Dengan kemajuan zaman yang semakin berkembang pesat, manusia dituntut agar belajar dan beradabtasi dengan zaman tersebut. Perkembangan teknologi senantiasa mempengaruhi sains dan budaya yang ada di lingkungan masyarakat. Kemajuan dan revolusi industri tersebut tidak menutup kemungkinan akan membawa kemudahan bagi manusia, tetapi dilain itu tidak menutup kemungkinan pula akan ada dampak didalamnya, baik dampak positif dan negatif. Sebagai manusia yang cerdas dalam menghadapi situasi seperti ini kita haruslah berfikir dan bertindak cerdas, dan tidak membiarkan teknologi mengambil alih semua yang ada didalam kehidupan kita. Kita harus bertindak dengan bijak dan cerdas dalam menggunakan teknologi dan dalam menangani situasi atau problematika yang ada di lingkungan kehidupan sehari-hari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar