Permasalahan Teknologi, Sains dan Seni
oleh Nabila Siregar
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Dalam kehidupan saat ini, tidak dapat dilepaskan dari sains,seni dan teknologi. Semua orang dapat merasakan begitu banyak kemudahan yang dapat dinikmati akibat perkembangan teknologi. Orang dapat melakukan perjalanan jauh dalam waktu singkat dengan alat transportasi seperti pesawat,mobil dll. Manusia dapat melakukan komunikasi dengan orang lain yang berada dikota atau negara lain dengan menggunakan alat yang bernama telepon/handphone.
Manusia juga dapat mengerjakan sesuatu dengan ringan dan cepat karena telah ditemukannya berbagai macam mesin yang meringankan pekerjaan manusia.
Ilmu pengetahuan (sains), teknologi, dan seni atau biasa disingkat IPTEKS adalah salah satu contoh dari hasil olah pikiran atau akal manusia yang kemudian disebut dengan kebudayaan, sejalan dengan perkembangan umat manusia itu sendiri berbagai macam hasil-hasil kebudayaan manusia terus berkembang hingga saat ini terlebih lagi pada era sekarang ini dimana ipteks telah mencapai tahapan perkembangan yang sangat pesat.
Pembahasan
A. SAINS
Sains dalam istilah Inggris berarti science berasal dari bahasa Latin yaitu scientia, yang berarti knowledge atau ilmu pengetahuan (P. Medawar, 1986). Pengertian pengetahuan sendiri sebagai istilah filsafat tidaklah sesederhana dipahami pada umumnya, karena bermacam-macam pandangan dan teori (epistemologi) yang melingkupi makna pengetahuan tersebut. Di antaranya pandangan Aristoteles (384 SM-322 SM), bahwa pengetahuan merupakan pengetahuan yang dapat diindra dan dapat merangsang budi.
Tetapi tidak semua ilmu itu boleh dikatakan sains. Yang dimaksud ilmu sains adalah ilmu yang dapat diuji (hasil pengamatan yang sesungguhnya) kebenarannya dan dikembangkan secara bersistem dengan kaidah-kaidah tertentu berdasarkan kebenaran atau kenyataan semata sehingga pengetahuan yang dipedomani tersebut boleh dipercayai, melalui eksperimen secara teori.
Sains merupakan bagian dari himpunan informasi yang termasuk dalam pengetahuan alamiah, sains berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam semesta secara sistematis dan bukan hanya kumpulan konsep-konsep , prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu penemuan.
B. TEKNOLOGI
Istilah teknologi berasal dari kata techne dan logia, kata Yunani Kuno techne berarti seni kerajinan. Dari techne kemudian lahirlah perkataan technikos yang berarti orang yang memiliki keahlian tertentu. Dengan berkembangnya keterampilan seseorang yang menjadi semakin tetap karena menunjukkan suatu pola, langkah, dan metode yang pasti, keterampilan tersebut menjadi lebih teknik.
Seperti yang diungkapkan Jacques Ellul (1912-1994) dalam tulisannya berjudul The Technological Society tidak mengatakan teknologi tetapi teknik, meski arti dan maksudnya sama. Teknologi itu sendiri memperlihatkan fenomenanya dalam masyarakat sebagai hal impersonal dan memiliki otonomi mengubah setiap bidang kehidupan manusia menjadi lingkup teknis.
Fenomena teknik pada masyarakat kini, memiliki ciri- ciri sebagai berikut:
• Rasionalitas artinya tindakan spontan oleh teknik diubah menjadi tindakan yang direncanakan dengan perhitungan rasional.
• Artifisialitas artinya selalu membuat sesuatu yang buatan tidak alamiah.
• Otomatisme artinya dalam hal metode, organisasi, dan rumusan dilaksanakan serba otomatis. Demikian juga dengan teknik mampu mengeliminasikan kegiatan non- teknis menjadi kegiatan teknis.
• Teknik berkembang pada suatu kebudayaan.
• Monisme, artinya semua teknik bersatu, saling berinteraksi dan saling bergantung.
• Universalisme artinya teknik melampaui batas-batas kebudayaan dan ideologi, bahkan dapat menguasai kebudayaan.
• Otonomi artinya teknik berkembang menurut prinsip-prinsip sendiri.
Secara hierarki teknologi dibedakan menjadi tiga macam teknologi, yaitu:
• Teknologi modern
• Teknologi madya
• Teknologi tradisional
C. SENI
Menurut Janet Woll seni adalah produk sosial, sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia seni adalah keahlian yang membuat karya yang bermutu (dilihat dari segi kehalusannya,keindahannya, dll ). Menurut pandangan tradisional, seni hanya diekspresikan oleh segelintir orang dan audiensi yang eksklusif. Seni adalah suatu nilai hakiki yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Wujud dari lahirnya suatu karya seni adalah hasil dari ide-ide para seniman yang berlandaskan daya imajinasi, pengetahuan, pendidikan dan inspirasi serta tenaga seniman itu sendiri.
Ki Hajar Dewantara juga pernah mengatakan bahwa seni adalah hasil keindahan sehingga dapat menggerakkan perasaan indah orang yang melihatnya, oleh karena itu oerbuatan manusia yang dapat mempengaruhi dapat menimbulkan perasaan indah itu seni.
Seni juga merupakan segi batin masyarakat, yang juga berfungsi sebagai jembatan penghubung antar kebudayaan yang berlainan coraknya. Di sini seni berperan sebagai jalan untuk memahami kebudayaan suatu masyarakat. Contohnya : menonton wayang. Memahami seni suatu masyarakat berarti memahami aktivitas vital masyarakat yang bersangkutan dalam momen yang paling dalam dan kreatif.
D. Problematika Sains, Teknologi dan seni
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan ini, perubahan cepat dalam teknologi informasi telah merubah budaya sebagian besar masyarakat contohnya di daerah perkotaan teknologi semakin cepat berkembang
Era modern diindentikkan dengan era masyarakat digital.
Setiap aktivitas manusia akan digerakkan melalui serangkaian teknologi digital. Interaksi antarmanusia digerakkan dengan teknologi serba digital contohnya internet,telepon,handphone, dll. Kemajuan teknologi dapat merubah sosial budaya suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan suatu perubahan yang banyak menyangkut aspek kehidupan contohnya seni.
Perubahan sosial mempunyai 3 dimensi,yaitu : Struktural, kultural, dan interaksional.
E. Solusi Mengatasi Problematika Sains, Teknologi dan Seni.
Kemajuan teknologi merupakan bagian dari konsekuensi modernitas dan eksitensi manusia dimuka bumi ini. Oleh karena itu banyaknya dampak positif dan negative dari kemajuan teknologi, dampak positif dari teknologi adalah memberi kemudahan, kemakmuran, dll.
Dan dampak negative yang timbul sebagai akibat dari kemajuan teknologi menjadi kewajiban bersama umat manusia mengatasinya. Peran keluarga dan negara sangat penting untuk mengatasi kemajuan teknologi.
F. Dampak Penyalahgunaan IPTEKS dalam Kehidupan Manusia
a. Cyber Crime ( Kejahatan Dunia Maya )
b. Polusi
c. Kloning
d. Efek Rumah Kaca
e. Nuklir
Kesimpulan
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia dan adapula dampak negative dari kemajuan teknologi .Oleh karena itu untuk mencegah atau mengurangi akibat negative kemajuan teknologi manusia harus bertekad dan membentengi diri untuk tidak terjerumus dalam penyalahgunaan teknologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar