Menu

Rabu, 12 Desember 2018

Manusia dan lingkungan oleh Rafa Ayu Marvella

Manusia dan lingkungan
oleh Rafa Ayu Marvella

Manusia hidup pasti mempunyai hubungan dengan lingkungan hidupnya. Pada mulanya, manusia mencoba mengenal lingkungan hidupnya, kemudian barulah manusia berusaha menyesuaikan dirinya. Lebih dari itu, manusia telah berusaha pula mengubah lingkungan hidupnya demi kebutuhan dan kesejahteraan. Dari sinilah lahir peradaban –istilah Toynbee sebagai akibat dari kemampuan manusia mengatasi lingkungan agar lingkungan mendukung kehidupannya. Misalnya, manusia menciptakan jembatan agar bisa melewati sungai yang membatasinya. Lingkungan adalah suatu media di mana makhluk hidup tinggal, mencari, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan riil (Elly M. Setiadi, 2006). Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya. Mennurut pasal 1 UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, dinyatakan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang memengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup.
Pertumbuhan penduduk akan selalu berkaitan dengan masalah lingkungan hidup. Penduduk dengan segala aktivitasnya akan memberikan dampak terhadap lingkungan. Demikian pula makin meningkatnya upaya pembangunan menyebabkan makin meningkatnya dampak terhadap lingkungan hidup. Dampak lingkungan hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha atau kegiatan. Lingkungan hidup bisa berdampak positif dan negatif bagi kesejahteraan penduduk. Perubahan positif akibat kegiatan manusia terhadap lingkungan, yaitu pembangunan jalan-jalan raya yang dapat menghubungkan daerah satu dengan daerah yang lain. Selain itu dapat juga membuat saluran air, taman kota, penghijauan, penanaman turus jalan, pembuat bendungan, dll. Disamping adanya dampak positif, ada juga dampak negatif antara manusia dan lingkungannya. Kerusakan lingkungan hidup merupakan problematika besar yang dialami umat manusia sekarang ini. Problematika lingkungan hidup misalnya pencemaran air, pencemaran udara (polusi), pencemaran tanah, masalah kehutanan, seperti penggundulan hutan, pembalakan hutan, dan kebakaran hutan., erosi dan banjir, tanah longsor, kekeringan, dan abrasi pantai, menipisnya lapisan ozon dan efek rumah kaca, dll. Lingkungan yang buruk juga dapat mempengaruhi kesehatan seperti gatal-gatal, batuk, infeksi saluran pernapasan, diare, dan tipes.
Adapun problematika sosial yang terjadi antara manusia dengan lingkungannya. Problematika sosial merupakan persoalan karena menyangkut tata kelakuan yang abnormal, amoral, berlawanan dengan hukum, dan bersifat merusak. Problematika sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral yang menyimpang sehingga perlu diteliti, ditelaah, diperbaiki, bahkan mungkin untuk dihilangkan. Problematika sosial yang terjadi dan dihadapi masyarakat banyak ragamnya, seperti problematika sosial karena faktor ekonomi, seperti kemiskinan, kelaparan, dan pengangguran. Problematika sosial karena faktor biologis, seperti wabah penyakit. Problematika sosial karena faktor psikologis, seperti bunuh diri, sakit jiwa, dan disorganisasi. Problematika sosial karena faktor kebudayaan, seperti perceraian, kejahatan, kenakalan anak, konflik ras, dan konflik agama.
Kerusakan lingkungan hidup memberi efek yang besar bagi kelangsungan hidup manusia itu sendiri. Lingkungan sangat berkaitan dengan masalah ketahanan hidup (survival) manusia. Ketahanan hidup sangat bergantung pada hubungan yang saling menopang dari lingkungan yang terdiri atas berbagai sistem yang menunjang keehidupan itu ataupun yang saling menyainginya. Bagi manusia, problematika lingkungan pada dasarnya timbul kalau terjadinya ketidakseimbangan antar manusia dengan sumber-sumber yang ada dalam lingkungan. Pemanfaatan yang berlebihan oleh manusia menyebabkan daya dukung lingkungan berkurang sehingga keseimbangan tidak terjadi lagi. Seperti kita harus mengurangi penggunaan kendaraan roda dua yang dapat menyebabkan polusi udara yang juga berdampak buruk pada kesehatan pernapasan. Selain itu limbah pabrik yang biasanya dibuang ke sungai harus dikurangi karena dapat mencemarkan lingkungan diair. Kita sebagai manusia harus bisa menyeimbangkan perubahan yang terjadi untuk kelangsungan hidup yang lebih baik. Begitupun dengan problematika sosial yang sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia.
Manusia bertindak sosial dengan cara memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan  serta  meningkatkan  kesejahteraan  hidupnya  demi  kelangsungan hidup sejenisnya. Manusia mempunyai pengaruh penting dalam kelangsungan ekosistem habitat manusia itu sendiri, tindakan-tindakan yang diambil atau kebijakan-kebijakan tentang hubungan dengan lingkungan akan berpengaruh bagi lingkungan dan manusia itu sendiri. Kemampuan kita untuk menyadari hal tersebut akan menentukan bagaimana hubungan kita sebagai manusia dan lingkungan kita. Hal ini memerlukan pembiasaan diri yang dapat membuat kita menyadari hubungan manusia dengan lingkungan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar